Merajut Keharmonisan antar Intern untuk Hidup Berdamai  

Oleh: Konstantinus Nu Nay

Puisi120 Dilihat

Merajut Keharmonisan antar Intern untuk Hidup Berdamai

 Oleh: Konstantinus Nu Nay

 

Sahabatku …

Kuulangi lagi tentang apa yang kualami.

Kenapakah terhadap sesama selalu saja ada rasa dan aura hati suram?

Untuk enderung memandang dan menilai mereka serba pekat.

Sahabatku …

Aku punya tangan dan jariku yang suka menuduh dan menghakimi

Aku punya kaki yang cenderung menekan dan menghempas keluar sesama dari lingkaran kasih dan harapan

Dan lagi aku punya mata yang cenderung tajam melihat semuanya hanya dari teropong kabur, suram, kelam serta negatif

Sahabatku ….

Tetap teringat dan terenung kata-kata yang sungguh menghantam nalar dan batinku

Mengapa sebintik noda kecil di baju pada jemuran tetanggamu dari kejauhan jelas dan tajam kau lihat, sementara sobek baju yang tengah kau kenakan sedikit pun tak kau sadar?

Sahabatku ….

Sesungguhnya proses pedagogik tangan, kaki dan mata agar dapat menggpai sesama dalam kasih pengampunan rasa penuh keakraban serta persaudaraan

Sahabatku ….

Nampaknya aku mesti mengusahakan hadirnya garam dalam diriku dai samudera kasih agar aku dapat hidup berdamai dengan sesama dalam kata-kata dan melalui sikap-sikap.

 

 

*Penulis, Konstantinus Nu Nay, S.Pd lahir di Likowali pada 28 Juni 1967. Saat ini penulis menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 2 Taebenu

Konstantinus Nu Nay, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *